Sapaku untuk Mama di Hari Ibu
"Rinduku sudah sebesar gunung himalaya walaupun
kehilanganmu belum genap setahun"
Hai
Mam..
Apa
kabar Mama disana? Nyamankah Mam? Aku sering titip salam rindu pada Tuhan, aku
tau Mama pasti tau aku masih sering merengek.
Mam,
kau tau? Hari ini 22 Desember, ini Hari Ibu. Semua orang berbagi kasih dengan ibunya,
berlomba-lomba memberikan sesuatu yang spesial untuk orang yang paling
dicintainya ini. Hampir semua postingan sosial media temanku adalah tentang
ibu, berfoto dengan ibunya, memberikan hadiah, dan aku hanya akan membuka
galeri foto lama di handphoneku, memilih foto Mama yang mana yang bisa aku posting.
Hah... Mam, aku mulai kesulitan memilihnya, karena ternyata stok fotomu tak
sebanyak yang aku kira.
![]() |
| April, 2014 |
Mam,
hari ibu tanpamu ternyata sulit, ini pertama kalinya, rasanya sepanjang hari
aku ingin menangis iri melihat semua kebahagiaan teman-temanku bersama ibunya.
Tapi kau tau Mam, aku lupa bersyukur, bahwa aku masih diberi kesempatan
melewati hari-hari ibu sebelumnya bersamamu di 20 tahun terakhir hidupku. Aku
lupa bahwa aku tak sendiri, aku tak seharusnya mendramatisir seolah-olah aku
yang paling menderita.
Berkali-kali
ku bilang bahwa kau adalah wanita terbaik yang pernah Tuhan ciptakan, sosok
wanita yang hampir ku katakan sempurna. Mama adalah bentuk impianku beranjak
dewasa. Setiap orang yang datang padaku untuk membagi memorinya saat bersamamu
adalah hal terindah buatku, mereka selalu membawa cerita menyenangkan
tentangmu, kami tertawa bersama kemudian disusul tetesan air mata kerinduan
dariku.
Mam,
Tuhan pasti menjagamu baik-baik, aku yakin. Karena kau menjagaku, menjaga kami –adik
dan bapak-- sangat baik, bahkan sampai sekarang aku tau kau masih menjaga kami,
entah dengan apa.
Selamat hari ibu, Mam. Rinduku sudah sebesar gunung himalaya walaupun kehilanganmu belum genap setahun. I love you more than anything. See you Mam, I know we will meet again in another day and another place we never know!




Bagus putt.
BalasHapushehe thanks :)
Hapus