Sebuah Rasa

“Hai, apa kabar?”
“Kau masih ingat aku?”
“Aku. Namaku.. Rindu”

weheartit.com

Dia. Wanita itu, masih mengirimimu pesan-pesan singkatnya ke handphonemu. Setiap hari.

Dia. Wanita itu, masih terus dengan pertanyaan yang sama, menanyakan kabarmu. Setiap hari.

Dia. Wanita itu, masih menyimpan rasa yang sama saat kau pertama kali mengatakan cinta padanya. Setiap hari.

Dia. Wanita itu, dengan rindu yang dibawanya kemanapun. Rindu kepada orang yang dianggapnya dulu adalah kekasihnya. Setiap hari.

Dia. Wanita itu, tak mengapa jika semuanya belum sempat dibalas olehmu. Tak mengapa, karena rasa rindunya lebih besar dibanding rasa pedihnya tak terbalas olehmu.

Dia. Wanita itu, tak berharap lagi tentang ‘balasan’.

Dia hanya tak lagi takut mengungkapkan, kepadamu.

Kamu, laki-laki yang kini lebih baik mengabaikannya.


Dia, bernama rindu, dan Kamu si pencemburu.

Komentar

Postingan Populer