Untukmu yang sedang berjarak
Jarak, kali ini bukan soal kecepatan dikali dengan waktu atau juga tentang deretan angka
Jarak ini tentang tatapan mata, tentang dirinya yang tak berupa disini
![]() |
| martinmuir.com |
Kau boleh menangisinya tapi
jangan sesekali memakinya
Dia tak salah, jangan
menyalahkannya pun jangan kau salahkan keadaan
Biarlah begini, berada
berjauhan, sementara
Ku perlihatkan apa
yang sebenarnya jarak lakukan padamu
Dia memberikan rasa rindu
yang tak bisa kau rasakan saat bertemu bisa dilakukan dua hari sekali
Dia memberikan rasa percaya
yang tak bisa kau rasakan saat apapun yang ingin dilakukan bersama bisa kapan
saja terjadi
Kau tak bisa bilang ‘apa kabar?’
atau ‘bagaimana kamu sekarang?’ saat dirinya bisa kau temui setiap hari
Kau tak bisa merasakan
eratnya pelukan rindu saat dia yang kau inginkan bisa dipelukmu kapanpun
Percayalah, kau tak bisa
merasakan keistimewaan pertemuan tanpa berjauhan
Jarak ini hebat sekali, kau
jangan mengomelinya tiap rindu itu datang
Atau jangan pula meratap
menderita tiap rasa ingin bertemu itu menghampiri
Biarkan rasa percaya,
kesabaran, dan rindu itu beranak pinak dalam hatimu
Rasakan ketika ia akhirnya tumbuh dewasa, kau tau? Rasanya mungin tak bisa lagi kau bayangkan. Cukup rasakan
Jarak, padamu ku tambatkan
kerinduan yang tak akan ada habisnya.



Komentar
Posting Komentar